Lewati ke konten

12 Februari 2024

5 Pustaka UI React Terbaik pada 2025

Pustaka UI yang tepat dapat melejitkan produktivitas Anda. Berikut 5 pustaka terbaik untuk diadopsi pada proyek React Anda berikutnya.

React tetap menjadi salah satu framework JavaScript paling populer untuk membangun aplikasi web, dan pustaka UI memegang peran penting dalam mempercepat pengembangan. Menggunakan pustaka UI dapat mempercepat proses pengembangan Anda secara signifikan dan membantu Anda menciptakan antarmuka yang konsisten dan berkualitas tinggi.


Untungnya, tersedia banyak pustaka UI React hebat yang dapat membantu Anda mencapainya. Berikut 5 pustaka UI React terbaik pada 2025 yang layak Anda pertimbangkan untuk proyek berikutnya.



1. Neobrutalism

Neobrutalism cover

Jika Anda bosan dengan pustaka UI yang tampilannya generik, cobalah lihat Neobrutalism. Pustaka ini memadukan elemen desain retro dan modern untuk menciptakan pengalaman pengguna yang unik dan berkesan. Dibangun dengan React dan Tailwind CSS, sehingga mudah diintegrasikan ke proyek Anda yang sudah ada.


Neobrutalism hadir dengan lebih dari 100 komponen utilitas, termasuk buttons, cards, modals, dan lainnya yang cukup Anda salin-tempel ke proyek.


Mengapa memilih Neobrutalism pada 2025?

  • Desain yang unik: pilihan visual Neobrutalism membuatnya menonjol di antara pustaka UI lain.
  • Mudah digunakan: komponennya mudah dipakai dan dapat disesuaikan dengan Tailwind CSS.
  • Design system yang berani: untuk situs yang ingin tampil berani, Neobrutalism sangat cocok.

Kekurangan

  • Design system yang berani: kelebihan terbesar Neobrutalism bisa sekaligus menjadi kekurangan terbesarnya. Jika Anda mencari desain yang lebih halus, Neobrutalism mungkin bukan pilihan terbaik.
  • Komunitas yang masih kecil: sebagai pustaka UI baru, Neobrutalism belum memiliki komunitas sebesar pustaka arus utama lainnya.

Kapan menggunakannya

Cocok untuk siapa saja yang ingin memadukan gaya lawas dengan desain modern.



2. Chakra UI

ChakraUI cover Chakra UI meraih popularitas karena kesederhanaan dan fleksibilitasnya. Pustaka ini menawarkan komponen yang modern, mudah diakses, dan gampang dipakai yang cocok untuk aplikasi React mana pun.


Mengapa Chakra UI pada 2025?

  • Pilihan komponen yang luas: Chakra UI menawarkan beragam komponen, termasuk dialogs, forms, icons, stats, dan lainnya.
  • Kemudahan penataan: Chakra UI memakai pendekatan penataan berbasis prop yang memudahkan penyesuaian komponen.
  • Dukungan tema: Chakra UI memungkinkan penyesuaian mendalam beserta playground tempat Anda mencoba dan menguji tema.
  • Utilitas: Chakra UI juga menyediakan sejumlah komponen pembantu yang menangani beberapa fungsi umum.
import { FormatNumber } from "@chakra-ui/react";
 
<FormatNumber value={1234.45} style="currency" currency="USD" />;

Kekurangan

  • Berat: ukuran Chakra UI tanpa kompresi melebihi 2 MB, dan bila digabung dengan dependensi intinya, dapat membuat Chakra UI menjadi pustaka yang berat untuk dipakai.

Kapan menggunakannya

Pengembang yang tidak ingin menghabiskan banyak waktu membangun dan menata antarmuka, karena Chakra UI memiliki hampir semua komponen umum yang bisa Anda pikirkan.



3. Shadcn/UI

Shadcn cover

Shadcn sebenarnya bukan pustaka UI, melainkan kumpulan komponen UI yang bisa Anda pakai untuk membangun pustaka UI Anda sendiri. Ini titik awal yang bagus untuk membangun pustaka UI, karena menyediakan banyak komponen yang bisa Anda pakai dan sesuaikan.


Mengapa memakai ShadCN pada 2025?

  • Sepenuhnya dapat disesuaikan: berbeda dengan kit UI tradisional, ia tidak memiliki bahasa desain tertentu. Anda bisa menyesuaikannya sepenuhnya agar cocok dengan desain merek Anda.
  • Desain minimalis: jika Anda menyukai desain yang bersih dan minimalis, Anda akan menyukai ShadCN.
  • Didukung Vercel: Shadcn kini dikelola oleh Vercel dan terintegrasi baik dengan produk Vercel lain seperti NextJS, v0, dan AI SDK.
  • Ramah pengembang: tanpa kunci — cukup impor dan sesuaikan sesuai kebutuhan.

Kekurangan ShadCN

  • Kurva belajar: jika Anda baru mengenal pustaka komponen, mungkin butuh sedikit waktu untuk terbiasa.
  • Terlihat generik: komponen ShadCN terlihat generik, dan memang begitu tujuannya. Jadi Anda mungkin perlu sedikit usaha untuk membuatnya tampak unik.


4. Hero UI

HeroUI cover

Hero UI adalah pustaka UI yang relatif baru yang menawarkan beragam komponen dasar dan beranimasi untuk aplikasi Next.js dan React.


Mengapa memakai Hero UI pada 2025?

  • Desain modern: Hero UI menawarkan desain yang modern dan elegan, sempurna untuk membangun aplikasi yang responsif dan mudah diakses.
  • Dukungan animasi: sebagian besar komponennya mendukung animasi sejak awal.
  • Ramah pengembang: Hero UI mudah dipakai dan diintegrasikan dengan proyek React Anda yang sudah ada.
  • Dukungan CLI: Hero UI hadir dengan CLI yang memudahkan inisialisasi proyek baru dan pemasangan komponen.

Kekurangan

  • Penyesuaian terbatas: Hero UI memiliki desain yang berpendirian kuat, jadi Anda mungkin tidak dapat menyesuaikannya sebebas yang Anda inginkan.

Kapan menggunakannya:

Jika Anda ingin situs Anda terlihat dan terasa seperti produk Apple, Hero UI adalah pilihan utamanya.



5. Mantine

Mentine info

Mantine adalah pustaka UI React yang lengkap fitur yang menawarkan beragam komponen, hook, dan utilitas untuk membangun aplikasi web modern.

Mengapa Mantine pada 2025?

  • Pustaka komponen yang kaya: Mantine menawarkan beragam komponen, dari buttons sederhana hingga data tables yang kompleks.
  • Berbasis hook: arsitektur Mantine yang berbasis hook memudahkan integrasinya dengan proyek React Anda yang sudah ada.
  • Ekstensi: Mantine menawarkan beberapa ekstensi gratis yang praktis seperti Code Highlight dan Rich text editor.
import { CodeHighlight } from "@mantine/code-highlight";
 
const exampleCode = `
function Button() {
  return <button>Click me</button>;
}
`;
 
function Demo() {
  return (
    <CodeHighlight
      code={`// Custom copy label${exampleCode}`}
      language="tsx"
      copyLabel="Copy button code"
      copiedLabel="Copied!"
    />
  );
}
  • Fokus pada DX: Mantine mengutamakan pengalaman pengembang dengan dokumentasi yang unggul dan dukungan TypeScript yang solid.

Kekurangan:

  • Ukuran yang besar: rangkaian fitur Mantine yang luas dibayar dengan ukuran bundle yang lebih besar.
  • Kurva belajar: Mantine memiliki begitu banyak fitur seperti @mentine/hooks, @mentine/charts, extensions, dan banyak lagi yang bisa membuat pemula kewalahan.

Kapan menggunakannya:

Mantine adalah pilihan yang tepat untuk aplikasi padat data, dasbor, dan panel admin.



Kesimpulan

Pada 2025, ekosistem React lebih hidup dari sebelumnya, dengan pustaka UI yang memenuhi beragam kebutuhan. Entah Anda mencari design system minimalis seperti Shadcn atau design system yang berani seperti Neobrutalism, ada pustaka UI React untuk hampir setiap proyek.

Saat memilih pustaka, pertimbangkan faktor seperti penyesuaian, performa, aksesibilitas, dan dukungan komunitas. Masing-masing dari 5 pustaka terbaik ini punya keunggulannya, jadi pilih yang paling selaras dengan kebutuhan proyek dan gaya pengembangan Anda.




← Kembali ke artikel